BONEKA


Aku hidup di negeri boneka, dimana rakyat dikendalikan seperti laiknya muppet show

Kami semua digerakkan atas arahan dalang, bertindak sepenuhnya atas kemauan dalang, bersuara dan bersikap sesuai keinginan dalang

Ya beginilah rakyat di negeri boneka

Lupa rasanya bermimpi, lupa rasanya tertawa lepas, lupa rasanya menggerakkan diri dengan bebas. Sementara di luar sana, para penonton menonton kami dengan puas

“rakyat bodoh yang mudah digerakkan.” Begitu kata mereka

 

Aku hidup dalam sebuah pemerintahan boneka

Skenario pemerintahan di negeri kami telah ditetapkan oleh tangan-tangan yang berkepentingan.

Suasana politik ricuh, kacau, babak belur

Tak ada inisiatif, stagnan, mati, (Minimal bergerak di tempat)

 

Aku diperintah oleh seorang pemimpin boneka

Ia selalu menyajikan komedi ironis lagi tragis

Ia sering termangu dan menyanyikan lagu resah gelisah

Saat tampilnya ia di pentas, tangan-tangan jahil dalang-dalang nakal bersliweran, menutup fokus pada dirinya

Lalu ia kembali termangu, menampilkan raut sedih

Menanti komando para dalang yang begitu banyak (hingga bingung pilih ikut yang mana)

 

Aku turut resah,

Jangan-jangan guru dalang bohong padaku

Katakan pancasila ke dua adalah “Kemanusiaan yang adil dan beradab”

 

Aku tak lihat ada manusia disini

Yang kulihat hanya boneka

Aih, jangan-jangan aku pun juga boneka-

Boneka terimut sedunia!

 

Ditulis setelah membaca salah satu tulisan berjudul “Boneka” dalam kumpulan tulisan Amien Rais, Refleksi Amien Rais dari Persoalan Semut Sampai Gajah, terbitan Gema Insani Press tahun 1997

Aku membuka ruang kritik dan saran untuk memperbaiki kualitas diri setiap waktu, karena itu, tinggalkanlah jejak dengan memberi komentar. Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s