Angin Diam


Aku menyebutnya Angin Diam.

Karena setiap kali angin ini berhembus dan aku ada di tempat ini, aku mengingatmu, dalam diam.

Berharap untaian kata ini akan sampai padamu, dalam diam.

Dan kau akan berkata, “Ya, aku juga”, dalam diam.

 

Lalu dalam diam kita bercerita tentang masa-masa yang akan datang

Dimana hati dan jiwa kan berpaut

Satu

 

Seperti diamnya angin yang berkisah tentangmu,

tentang kita

yang tak habis dalam bilangan senja

Aku membuka ruang kritik dan saran untuk memperbaiki kualitas diri setiap waktu, karena itu, tinggalkanlah jejak dengan memberi komentar. Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s