Display


Sabtu pekan kemarin saya menyempatkan diri jalan-jalan ke Togamas dan Gramedia, bukan untuk membeli atau membaca buku gratis seperti biasanya. Hanya ingin mengamati dominasi buku di rak buku laris dan buku terbaru.

Dari keisengan saya hari itu, saya menemukan beberapa fakta menarik :

1. Beberapa buku-buku biografi tokoh, seperti Dahlan Iskan, Jokowi, BJ Habibie, Mahfud MD, Soeharto, bahkan group band Noah masih mendominasi rak-rak buku. Anehnya, saya sama sekali tidak menyentuh sedikit pun buku-buku itu. Lucunya lagi, deskripsi biografi hidup seorang tokoh bisa dikemas dalam beraneka judul. Misal, Dahlan Iskan punya Sepatu Dahlan dan Catatan Dahlan Iskan, yang lain-lain juga: SAMA.

2. Banyak sekali buku-buku yang diangkat dari kumpulan twitter akun tokoh, baik itu politisi, sastrawan, artis, hingga akun yang tenar macam @AyoNikah (eniwei, yang terakhir ini saya baca dua kali dan tuntas :D).  Meskipun saya anggap kurang menarik, tapi buku kumpulan status Prie GS rasanya cukup mengobati kekecewaan saya pada buku bergenre twitbook ini.

3. Buku bergenre kisah cinta ala Korea di deretan novel pop remaja masih laris manis rupa-rupanya. Waktu kemarin saya ke Gramedia, kanan kiri saya anak-anak ABG yang cukup update dengan perkembangan buku bergenre romance ini. Padahal, waktu SMA saya cuma tau tetraloginya Illana Tan. Haha. Waktu berjalan cepat sekali, :p

4. Fenomena baru yang lagi cukup booming adalah buku-buku travelling, misal bukunya Agustinus Wibowo, Marina S. Kusumawardhani, dan beberapa buku travel guide lainnya nangkring elok di display Toga Mas.

Empat genre ‘baru’ buku yang mendominasi deretan buku di Toga Mas dan Gramedia, sayangnya belum mampu menarik minat saya. Walhasil, saya cukup berpuas diri membaca buku-buku lawas yang terbit ulang, atau sekadar mencari beberapa buku dari penulis yang saya kenal, seperti Paulo Coelho, Ayu Utami, dan Ernest Hemingway, sampai kemudian di lantai dua Toga Mas Solo, bagian rak sastra, saya menemukan dua buku terbitan Yayasan Obor Indonesia karya Muchtar Lubis yang judulnya: Harimau Harimau dan Jalan Tak Ada Ujung.

Iseng curhat aja,

Nuwun 🙂

Aku membuka ruang kritik dan saran untuk memperbaiki kualitas diri setiap waktu, karena itu, tinggalkanlah jejak dengan memberi komentar. Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s