Setelah Ini Apa?


Belakangan ini aku disibukkan dengan berbagai pikiran yang tak lebih rumit dari biasanya. Hal-hal semacam ini membuatku jadi malas membaca dan berpikir lebih holistik. Aku khawatir mengalami suatu kejumudan pikir manakala terus nyaman dalam kondisi ini. Membuat poin ketercapaian yang terejawantahkan dalam pokok bahasan, berkutat untuk membuat pemantik sederhana baik untuk peserta maupun pembicara, lalu selalu bertanya: setelah ini apa?

Setelah ini apa? Aku terus bertanya, sampai bosan. Bosan karena otak tumpulku belum jua memberi jawaban yang memuaskan atas pertanyaan sederhana ini. Aku tahu ada sebuah hal besar yang ingin kucapai, perubahan sistem berfikir secara reformatif, terarah, integral yang menuju pada kematangan gerakan. Tapi apa?

Aku terlanjur malu karena tak ambil bagian dalam suatu gerakan nyata yang lebih riil, bukan karena aku merasa menjadi konseptor jauh lebih elite. Ah, konseptor? Mana bisa orang dengan jalan pikiran melompat-lompat sepertiku menjadi seorang konseptor ulung? Aku hanya tak tahu.

Malam ini aku merasa sangat buruk. sangat buruk.

Adhyt sekarang sedang di Filipina, kemarin dia bilang: ini bukan jamannya movement lagi lik. Lalu mendadak aku merasa takut. Bagaimana jika dia benar? Bagaimana jika yang selama ini kuperjuangkan jengkal demi jengkal hanyalah omong kosong tak ada arti? Bagaimana jika aku hanya menyurukkan diriku dalam kegagalan tanpa ujung yang membawa penyesalan-penyesalan di masa mendatang? Ah, bagaimana, bagaimana?

Aku tak bilang aku ingin mundur. Aku tak katakan aku merasa salah.

Aku hanya merasa sangat buruk karena begitu sedikit hal yang bisa kulakukan.

Aku hanya merasa sangat buruk karena begitu banyak alasan apologis yang membuatku tak beranjak dari satu titik yang mengikat.

Lalu, sama seperti malam-malam yang sudah-sudah, mimpi-mimpi buruk itu datang dan menyergapku esok pagi dalam sebuah kalimat: andai bisa kuulang waktu.

Gusti.. Duh Gusti.. Panggil dan tariklah aku dari segala keraguan..

Aku membuka ruang kritik dan saran untuk memperbaiki kualitas diri setiap waktu, karena itu, tinggalkanlah jejak dengan memberi komentar. Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s