Diskusi Integratif #7: Lintasan Sejarah Perkembangan Gerakan Pembaharuan Islam di Indonesia


Kajian tentang dinamika perkembangan gerakan pembaharuan Islam di Indonesia merupakan suatu kajian yang tidak akan terputus, sebab dari perspektif sejarah maupun dalam konteks realita telah memberikan gambaran bahwa fenomena ini terus berlangsung hingga hari ini.

Untuk memahami perkembangan Islam dewasa ini langkah pertama sebelum yang lainnya adalah penting untuk memiliki kesadaran akan sejarah perkembangan gerakan islam di belahan bumi lain, sebab perkembangan gerakan Islam yang ada di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh perkembangan gerakan Islam di belahan bumi lainnya.

Dalam diskusi sebelumnya, kita telah membahas mengenai gerakan pembaharuan Islam di dunia, antara lain dengan membedah anatomi masyarakat Islam, mengkaji beberapa tokoh pemikir Islam (Jamalluddin Al Afghani, Muhammad Abduh, M. Rashid Ridha), mengkaji strategi kebijakan kebangkitan pergerakan Islam dunia (Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahir, dan Jamaah Tabligh), dan terakhir mengenai Post Islamisme.

Kebangkitan gerakan Islam di Indonesia diawali dengan dibentuknya organisasi-organisasi sosial keagamaan dan organisasi politik yang didirikan kaum ulama maupun kaum terpelajar, seperti Sarekat Dagang Islam di Solo yang kemudian bertransformasi menjadi Sarekat Islam, Persyarikatan Ulama, Muhammadiyah, Persatuan Islam (Persis), Nahdatul Ulama (NU), dan Persatuan Tarbiyah Islamiah (Perti). Dalam bentuk organisasi politik, lahirlah Majelis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi) disusul beberapa partai yang keluar dari Masyumi seperti: Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiah (Perti), dan Nahdatul Ulama (NU).

Gerakan-gerakan tersebut terus berkembang seiring dengan keberjalanan Republik, beberapa membubarkan diri, beberapa lainnya bertransformasi menjadi gerakan baru yang menambah warna dan dinamika perkembangan gerakan pembaharuan Islam di Indonesia.

Membaca perkembangan gerakan Islam di Indonesia menjadi hal yang penting sebab hasil pembacaan ini akan dapat mengantarkan kita pada pemahaman bahwa apa yang kita saksikan sekarang ini merupakan perkembangan dari langkah-langkah yang sudah ditempuh di masa lalu. Kesalahan  cara memandang sejarah ini  bisa mengakibatkan  hancurnya semangat  berjuang dan hancurnya pergerakan itu sendiri.

Dalam upaya membaca Lintasan Sejarah Perkembangan Gerakan Pembaharuan Islam di Indonesia ini, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia komisariat Sholahuddin Al Ayyubi UNS bermaksud mengundang seluruh kader KAMMI, seluruh kader gerakan eksternal, dan mahasiswa umum untuk turut berpartisipasi dalam Diskusi Integratif KAMMI UNS  yang akan diselenggarakan pada:

Hari, tanggal    : Selasa, 25 Maret 2014

Waktu             : 15.30 WIB- selesai

Tempat           : Ruang Seminar NHIC

dengan moderator Doni Wahyu (Pend Kimia 2012) dan pemantik diskusi Ghofar Wismoyo Aji (Pend Sejarah 2010)

Beberapa hal yang akan dibahas dalam diskusi ini antara lain:

  1. Mengidentifikasi munculnya gerakan pembaharuan Islam di Indonesia
  2. Menganalisis pengaruh gerakan transnasional bagi pergerakan Islam di Indonesia.
  3. Menganalisis kelompok-kelompok pemikiran yang berkembang dalam lintasan sejarah gerakan pembaharuan gerakan Islam di Indonesia.
  4. Melakukan studi kritis terhadap pergerakan Islam hari ini.

Demikian rilis yang juga berfungsi sebagai undangan dari kami. Silakan disebarkan.

Salam

-Bidang Kebijakan Publik KAMMI UNS-

Aku membuka ruang kritik dan saran untuk memperbaiki kualitas diri setiap waktu, karena itu, tinggalkanlah jejak dengan memberi komentar. Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s