5.2.15


Pagi tanggal 5 Februari 2015 kemarin, saya mengenakan kaos hijau kesayangan saya bertuliskan Himpunan Mahasiswa Islam Since 1947. Setelahnya, saya menyanyikan hymne HMI dengan dada yang bergetar menahan sesak. Selamat Hari Jadi…

Kita tak bisa mengembara sendirian. Dan, meskipun kita benar-benar menginginkannya, hanya sebagian kecil orang yang keluar dari kumpulan dan mampu bertahan. Saya tak bisa melakukannya. Itulah mengapa saya berhimpun. Berhimpun dengan segenap hati dan jiwa saya, tanpa kenal pengecualian. Bahkan, saat kini saya memilih KAMMI sebagai ladang amal saya.

Saaat membicarakan kredo gerakan KAMMI, misal: Kami adalah orang-orang yang berpikir dan berkehendak merdeka. Saya merasa sedang melakukan satu nostalgia tentang kesadaran yang ditumbuhkan pertama kali dalam Himpunan ini. Kesadaran utuh sebagai manusia yang ‘menjadi bebas’. Berhimpun membuat saya kembali menjadi hidup, membebaskan saya dari penjinakan yang melenakan saya selama ini. Saya kembali memiliki daya tahan hidup dan semangat juang untuk disalurkan, bukan untuk diledakkan.

Menyeberangi satu keadaan menuju keadaan lain bukanlah perkara yang mudah. Dari KAMMI ke HMI, dari HMI ke KAMMI, membuat saya mengenal satu hal yang orang sebut sebagai: Nyali. Nyali untuk tetap menyemai nilai-nilai yang telah saya dapatkan semenjak saya berhimpun, nyali untuk tetap menumbuhkan nilai-nilai yang saya yakini sebagai jalan perjuangan lewat KAMMI.

Banyak peristiwa dan situasi yang membuat saya tak kuasa memberikan batas antar keduanya selain pada tata aturan yang diberlakukan secara baku lewat konstitusi. Toh, Dasar-Dasar Kepercayaan sebagaimana yang ditanamkan HMI lewat Nilai Dasar Perjuangan dan Gerakan Dakwah Tauhid yang digelorakan KAMMI lewat Paradigma Gerakan adalah seruan pembebasan yang sesungguhnya.

Ah, saya ngomong apa sih pagi-pagi begini.

Aku membuka ruang kritik dan saran untuk memperbaiki kualitas diri setiap waktu, karena itu, tinggalkanlah jejak dengan memberi komentar. Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s