Dua Satu


Suatu saat di masa depan, bahkan bencana terparah akan berubah menjadi anekdot.

Pada usiaku yang ke dua puluh satu, aku bertanya-tanya tentang apa yang akan terjadi jika aku tua nanti. Aku terbiasa nyaman dengan rasa tidak percaya diriku sendiri dan menolak melihat sudut pandang yang berbeda dari orang lain.

Banyak yang ingatkan bahwa apa yang kupertahankan sungguh keliru. Seorang sahabat baikku bahkan berkata, “Kau tahu apa yang tak bisa kupahami? Sepanjang waktu semua orang bilang padamu betapa hebatnya dirimu, pandai, lucu, berbakat dan semuanya. Aku pun selalu begitu padamu tanpa henti selama dua tahun kita saling kenal.. Tapi, kenapa kau tidak memercayainya? Menurutmu, mengapa kami mengatakan itu padamu? Al?”

Sejujurnya, ungkapan itu malah membuatku bertanya pada diriku sendiri.

Apakah aku terlalu takut menjadi orang yang berbahagia?

Jangan-jangan, selama ini aku terbiasa nyaman untuk menganggap sudah sewajarnya menjalani hidupku dengan suram dan kelabu, sudah sewajarnya aku membenci segala jenis kemapanan, popularitas, kesuksesan, dan ‘kemewahan’ lainnya.

Jangan-jangan, aku malah bahagia dengan segala kekecewaan dan kegagalan yang kualami?

Kecewa dan gagal lebih asyik dijadikan bahan lelucon kan?

Tak punya target membuat muluk-muluk membuat hidupmu lebih nyaman kan?

Aku tak yakin. Tapi apakah kau juga mengalami perasaan seperti ini di usia dua puluh satu?

4 tanggapan untuk “Dua Satu

  1. Jika selama ini kamu menjalani hidup secara linear, umur 21 berarti saat dimana kamu akan mengambil keputusan2 besar. Keputusan yang kamu ambil hari ini (pasca kampus) setidaknya akan berpengaruh pada bagaimana kamu memandang dan menjalani hidup 10 tahun kedepan… #truestory

    Suka

Aku membuka ruang kritik dan saran untuk memperbaiki kualitas diri setiap waktu, karena itu, tinggalkanlah jejak dengan memberi komentar. Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s