Pelajaran Terakhir: Mengakhiri dengan Beribu Maaf dan Terima Kasih


Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Kami bukan golongan orang yang melarikan diri dari medan pertempuran

(Kredo Gerakan KAMMI)

Hari ini, tanggal 19 Rajab 1436 H atau yang bertepatan dengan 8 April 2015 M, perkenankanlah kami atas nama seluruh pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Komisariat Sholahuddin Al Ayyubi memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, sebab hanya atas perkenanan-Nya lah kami dapat melewati satu periode kepengurusan di Rumah Bersahabat terhitung sejak Juni 2014 lalu.

Kurun waktu tersebut merupakan perjalanan yang singkat, namun terasa begitu panjang. Sebuah perjalanan yang cukup melelahkan sekaligus membahagiakan, karena dalam waktu tersebut tidak sedikit tantangan yang harus kami hadapi. Kadangkala harus mendaki bukit terjal, merambah rimba belukar, menuruni lurah yang dalam atau harus mengarungi samudera dengan ombak menghadang. Alhamdulillah, segalanya telah terlampaui dan menyisakan pelajaran-pelajaran berharga sebagai kenangan dan hikmah kehidupan. Kami meyakini bahwa kepahitan dan kegetiran adalah proses untuk menebalkan ketabahan dan kesabaran, sementara kemanisan dan kegembiraan akan menumbuhkan optimisme masa depan. Kedua hal yang bertolak belakang tersebut merupakan dimensi kehidupan yang berjalan berkelindan untuk membangun peradaban yang lebih baik di masa mendatang.

Kami pun meyakini, bahwa perjuangan dan jerih payah kami selama ini tidaklah sia-sia. Kawah candradimuka yang menggodok kami selama satu periode ini membuat kami belajar untuk menjadi seorang pejuang tangguh di segala sektor kehidupan. Ada yang dengan ikhlas menunda waktu kelulusan demi amanahnya di KAMMI, ada yang rela kehilangan harta benda yang dimilikinya demi menghidupi KAMMI, ada yang tulus mengabdikan diri untuk masyarakat bersama KAMMI. Pada akhirnya, KAMMI telah menjadi bagian penting dan tak terpisahkan dari kehidupan masing-masing pengurus. Namun, semua hal tersebut tidaklah membuat kami berbangga, kami tetap bersandar pada kesadaran bahwa manusia memiliki sifat lemah. Sifat lemah itu pula yang membuat kami sadar bahwa sekalipun kami telah mempersembahkan yang terbaik selama satu periode kepengurusan, belum tentu demikian yang dirasa kawan-kawan seperjuangan, kader-kader KAMMI Sholahuddin Al Ayyubi.

Maka, izinkanlah dengan segala keterbatasan yang ada, atas nama seluruh pengurus keluarga besar pengurus KAMMI Bersahabat mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya bagi seluruh pihak dan instansi yang telah memberikan bantuan serta bentuk-bentuk kerjasama lainnya pada KAMMI sehingga memungkinkan terlaksananya program-program serta kegiatan KAMMI. Terima kasih terdalam juga kami sampaikan pada seluruh kader dan alumni atas segala dukungan, dorongan, serta partisipasi yang telah ditunjukkan pada Kesatuan dalam menjalankan seluruh programnya.

Akhirnya, hanya pada Alloh lah kami berserah diri. Semoga segala amal dan pengabdian yang tulus dari kami dalam rangka menegakkan dien-Nya mendapat ridlo dari Alloh Swt.

Billahi taufiq wal hidayah.

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Aku membuka ruang kritik dan saran untuk memperbaiki kualitas diri setiap waktu, karena itu, tinggalkanlah jejak dengan memberi komentar. Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s