Tempat yang Asing


sekali lagi kita berada di tempat yang asing ini sayangku

tempat yang pernah mengantarkan kita dalam perjumpaan yang syahdu

seirama debur jantung kita

berdegup, terus melaju dalam keindahan yang semu

mungkin Dia bosan, sayangku

melihat kepura-puraan dan kedangkalan kita memandang segala

mungkin Dia bosan, sayangku

melihat kedustaan dan keramahan kita yang tak terbungkus rapi

sayangku, kita ini asing

di sebuah tempat yang asing

tempat yang pernah ramah

dan membuat kita hidup

serta belajar menghidupi

ah, mereka boleh berkata ini-itu tentang kita sayangku

tapi aku akan bersamamu

menjalani hari-hari bahagia

sekarang, nanti, selamanya

di tempat yang kembali asing

untuk kita– orang-orang terasing

yang lahir di sini

yang terbuang di sini

yang hidup disini

yang belajar menghidupi

dan mati-matian berjuang tetap hidup

tapi disinilah pertama kali kita belajar mengeja harap

dan menulis aksara mimpi

serta menggantungkannya di langit-langit kamar

agar tiap kita rebah

buat kita resah tuk mengasah

sungguh sayangku

sehina apapun kita

senista apapun mereka memandang kita

kita bukan hidup untuk mereka

kita ingin menghidupkan tanah kering ini

dengan menanam

sungguh, ini bukan tempat yang asing lagi bagiku

aku akan belajar mencintainya kembali

kuharap engkau begitu, sayangku

Aku membuka ruang kritik dan saran untuk memperbaiki kualitas diri setiap waktu, karena itu, tinggalkanlah jejak dengan memberi komentar. Terimakasih :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s