Jalan Buntu Independensi KAMMI


Di antara permasalahan yang menjadi bahasan renyah dalam setiap diskusi KAMMI sepanjang 2012-2014 adalah pemaknaan independensi dan upaya pembinaan kader di tingkat komisariat maupun daerah. Bagi penulis, dua hal ini merupakan bahasan tak ada ujung bagi sebuah organisasi yang ingin tetap hidup dan terus berkiprah secara sosial maupun politik di ranah publik. Sebagai hasil dialog … Lanjutkan membaca Jalan Buntu Independensi KAMMI

Bukan Pasar Malam


"Mengapa kemudian kita harus bercerai berai dalam maut. Seorang. Seorang. Seorang. Dan seorang lagi lahir. Seorang lagi. Seorang lagi. Mengapa orang-orang ini tak ramai-ramai lahir dan ramai-ramai mati? Aku ingin dunia ini seperti pasar malam." (h.95) Seorang pelayat bertanya dalam suasana duka oleh sebab kawan main judinya mati. Pertanyaan itu tak mendapat jawaban. Yang mendengar … Lanjutkan membaca Bukan Pasar Malam

Tiga Belas Jam


Kemarin siang Joseph menjemputku di asrama. Dia memintaku menemaninya menonton film yang aku sendiri tak tahu judulnya. Aku hanya bilang: ya, aku mau. Itu saja. Aku tak pernah bisa katakan tidak pada permintaan Joseph. Sedari dulu. Ia abangku yang terbaik. Sepanjang perjalanan, kami ngobrol banyak hal. Memang selalu menyenangkan bersama Joseph. Jadi, perjalanan satu jam … Lanjutkan membaca Tiga Belas Jam

Gelisah!


Aku ingin memberikan sebentuk rasa kasih pada seseorang, dan berharap mendapatkannya kembali dalam bentuk yang sama. Tapi, aku tak tahu pada siapa rasa kasih itu harus kuberikan. Aku ingin memberikan sebentuk rasa cinta pada seseorang, dan berharap mendapatkannya kembali dalam bentuk yang sama. Tapi, aku tak siap dengan konsekuensi yang menyertainya. Belakangan, aku mulai habiskan … Lanjutkan membaca Gelisah!


Aku hanya ingin kau tahu, bahwa seperti Fatima, yang ingin kukatakan adalah, “Aku ingin kamu terus menuju cita-citamu. Bila kamu harus menunggu sampai perang usai, maka tunggulah. Bila kamu harus pergi sebelumnya, teruskanlah pencarian mimpimu. Bukit-bukit pasir berubah oleh angin, tapi gurun tak pernah berubah.” Bila aku sungguh-sungguh bagian dari mimpimu, dan kamu bagian dari mimpi-mimpiku, … Lanjutkan membaca